Pengorbanan

Berkorban itu menurut gw identik dengan segala hal yang kita sayangi. Jarang kan manusia mau berkorban untuk hal yang mereka benci. Yah mungkin ada tapi jarang banget menurut gw. Jadi kita bahas adalah berkorban untuk hal yang kita sayangi dan sukai. Yah berkorban itu sebenarnya akan dialami oleh setiap manusia. Mau berkorban secara materi maupun yang lain. Yah kita ambil contoh dari nabi- nabi kita terdahulu. Mereka semua itu berkorban untuk umatnya. Tapi disana letak sebuah keikhlasan. Kita ambil contoh. Kenapa siy kita tiap tahun berqurban. Apa siy maknanya. Menurut gw dan yg pernah gw denger makna dari berqurban adalah untuk mengingatkan kita bahwa segalanya itu milik Allah SWT. Ketika nabi Ibrahim A.S mencoba menyembelih anaknya. Disitu pengorbanan yang harus punya mental keikhlasan tingkat tinggi. Kita harus rela kehilangan dan harus ikhlas atas apa yg akan terjadi dan berfikir untuk mendapatkan hasil yang terbaik pula untuk apa yg kita korbankan.

Ketika kita mengorbankan segala sesuatu apa yg kita sayangi dan kita pertahankan sebelumnya. Maka kita sudah harus siap untuk tabah dan ikhlas. Karena sebelumnya kita sudah melihat dan berfikir apa yang akan terjadi setelah kita berkorban dan kita telah mempertimbangkan sisi positip apa yang akan terjadi setelah kita berkorban nanti. Jadi memang seharusnya keikhlasan tersebut sudah harus setelah kita berkorban. Nga ada yang boleh untuk disesalkan. Dan pastinya sisi positip dari pengorbanan kita tersebut akan muncul dan itu yang harus kita pikirkan dan perjuangan kembali pada waktunya nanti. Namun jika kita masih memikirkan pengorbanan dan masih belum ikhlas. Maka apa yang kita lakukan adalah bukan pengorbanan namun hanya mau untuk dianggap sebagai pahlawan. Dan anggapan itu tidak akan selamanya. Dan diri kita tidak akan pernah bahagia jika itu yang dicari. Seperti kita berkorban untuk Negara ini pada waktu perang kemerdekaan. Kita yakin bahwa para pejuang akan bahagia ketika Negara ini merdeka. Walaupun mereka mati. Namun untuk sodara sebangsa dan setanah air mereka bisa bebas dari yang namanya penjajahan. Itu yang bisa disebut pengorbanan secara ikhlas tanpa mengharapkan apa-apa.

Dengan pengorbanan akan menghasilkan keikhalasan dan keikhalasan akan menghasilkan sesuatu yang lebih besar dari apa yang kita korbankan. Allah SWT pasti akan memberikan yang terbaik dan lebih bagi mereka yang mau berkorban, seperti sedekah. Jadi pengorbanan pasti akan dilalui dan dihadapi oleh setiap manusia bisa juga setiap makhluk hidup. Jadi jangan pernah takut jika kita kehilangan segala sesuatu yang kita sayangi karena semuanya milik- NYA dan akan kembali kepada-NYA.

Advertisements

~ by amri luthfi on March 9, 2009.

3 Responses to “Pengorbanan”

  1. hm…

    berat kali ini mri… no comment…kesepet nih.. 😀

  2. yupz..

    pengorbanan itu harus didasarkan dengan keikhlasan. tp, terkadang keikhlasan itu yg susah tuk diraih. so, sebnernya yg harus dipelajari lebih dalam adalah seberapa besar kemampuan qta tuk mengikhlaskan sesuatu yg qta punya, bukan semampu apakah qta berkorban tuk org lain.

  3. napooo…..yupp betullll juga pendapat loo….setujuuuuu..
    tapi yang jadi pertanyaaan caranya melatih keikhalasan itu seperti apa yah ???…butuh kan yang namanya pengorbanan??..
    tapi yang jelas kita harus yakin bahwa didunia ini bukan milik kita tapi milik-NYA. jadi semua akan kembali kepada-NYA.dan kita pun akan mengalami hal yang sama. jadi apa pun yang kita dapat..dari materi maupun kepuasaan kita harus rela suatu saat untuk melepaskan.hhihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: