Anak Belajar dari Kehidupannya

Anak Belajar dari Kehidupannya
Oleh Dorothy Law Nolte

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar menyalahkan
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar untuk berkelahi
Jika anak dibesarkan dalam ketakutan, ia selalu merasa cemas
Jika anak sering dikasihani, ia belajar meratapi nasibnya
Jika anak dibesarkan dengan ejekan, ia tumbuh menjadi pemalu
Jika anak dibesarkan dengan rasa dengki, ia tak akan pernah puas
Jika anak sering dipermalukan, ia selalu merasa bersalah
Jika anak dibesarkan dengan pengertian, ia belajar menjadi penyabar
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia akan percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia akan belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia akan belajar mencintai
Jika anak dibesarkan dengan persetujuan, ia akan bahagia dengan dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran, ia akan terbisa melihat kebenaran
Jika anak dibesarkan dengan adil, ia akan belajar berbuat adil
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia akan mempercayai diri dan orang lain
Jika anak dibesarkan dengan keramahan, ia akan merasa dunia adalah tempat yang menyenangkan

Advertisements

~ by amri luthfi on May 16, 2008.

One Response to “Anak Belajar dari Kehidupannya”

  1. hehhee.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: